Baksos Bedah Rumah

Dalam rangka memperingati HUT 11 Partai Demokrat, DPD Provinsi Jabar melakukan bakti sosial bedah rumah

Dede Yusuf dan Laksamana

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013 yang diusung Partai Demokrat

Training Of Trainer (TOT) Saksi

Pelatihan saksi untuk Pilgub 2013 Partai Demokrat

Konsolidasi Pemengan Dede Yusuf

Konsolidasi Partai Demokrat dalam rangka pemenangan Pilgub Jabar 2013

Bu Adjeng bersama TKI

Bu Adjeng bersama TKI korban kekerasan di KBRI Jeddah Arab Saudi.

Adjeng Ratna Suminar Bertekad Pertahankan Suara Terbanyak Se-Jawa Barat


Bandung: Anggota DPR-RI  Doktor R Hj Adjeng Ratna Suminar bertekad mempertahankan suara terbanyak se-Jawa Barat dalam Pemilu 2014. Pada Pemilu 2009, Adjeng Ratna Suminar berhasil menjadi peraih suara terbanyak di Jawa Barat, sementara suara terbanyak se-Indonesia diraih Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono.

Kunci keberhasilan Adjeng Ratna Suminar meraih suara terbanyak adalah dengan terus melakukan pendekatan dan melakukan sosialisasi program pro-rakyat yang digagas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada penduduk Jawa Barat, khususnya  di Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar II yang meliputi Kab Bandung dan  Kab Bandung Barat. Selain itu Adjeng Ratna Suminar yang kini duduk di Komisi I DPR-RI juga selalu berupaya untuk memperjuangkan kesejahteraan warga negara, khususnya di Jabar.
Tidak terhitung besarnya perhatian diberikan Adjeng Ratna yang juga Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat kepada masyarakat. Baru-baru ini Adjeng Ratna kembali memberikan bea siswa  studi banding ke Singapura bagi seluruh pelajar teladan SMU se-Kabupaten Bandung. Bea siswa itu adalah bantuan tahap pertama karena selanjutnya akan dikirim lagi setelah mereka selesai ujian atau UTS.
Perhatian Adjeng Ratna terhadap korban bencana juga layak diacungi jempol. Belum lama ini, Adjeng berkonsolidasi dengan seluruh PAC se-Kab Bandung dan Bandung Barat untuk  meninjau dan memberikan bantuan kepada korban banjir di Cililin, Cienteng, Bale Endah dan lainnya. Tidak itu saja, Adjeng Ratna meninjau dan memberikan bantuan korban longsor di Ciwidei
IMG-20451009-00421
Anggota DPR-RI Doktor R Hj Adjeng Ratna Suminar diabadikan bersama para siswa teladan SMU se-Kabupaten Bandung. Adjeng Ratna memberikan bea siswa studi banding ke Singapura bagi seluruh siswa teladan tersebut. (ist)
Perhatian Adjeng Ratna, yang puteri petani, kepada masyarakat memang sudah berlangsung lama. Sejak tahun 1994, Adjeng sudah kerap memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Adjeng dikenal luas sebagai sosok yang maju paling depan memberi bantuan jika terjadi bencana di mana saja. Tak heran jika Adjeng dikenal dekat dengan rakyat.
Sebagai kader Partai Demokrat yang merupakan partai utama pendukung Pemerintah, Adjeng sangat giat menyosialisasikan dan mengawal  program-program pro-rakyat yang digagas dan dilaksanakan Pemerintahan Presiden SBY.
Program-program tersebut antara lain PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat), PPIP (Program Pendukung Infrastruktur Pedesaan), PKH (Program Keluarga Harapan), BOS (Bantuan Operasional Sekolah), BLT (Bantuan Langsung Tunai), Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat), Jampersal (Jaminan Persalinan), Jakesda (Jaminan Kesehatan Daerah), UEP(Usaha Ekonomi Produktif), Askessos (Asuransi Kesehatan Sosial), Gakinda (Keluarga Miskin Daerah), Raskin (Beras Miskin) dan lainnya.
Adjeng juga giat menyampaikan keberhasilan Presiden SBY dalam memimpin RI. Apalagi pengakuan terhadap keberhasilan Presiden SBY tidak hanya datang dari dalam negeri tetapi mengalir deras dari mancanegara.
“Presiden SBY adalah presiden yang sangat dihargai di luar negeri.Negara-negara lain mengacungkan jempol terhadap prestasi yang diraih Pemerintahan Presiden SBY,” kata Adjeng seraya mengingatkan Indonesia adalah satu dari tiga negara yang paling pesat pertumbuhan ekonominya, di saat banyak negara terpuruk karena krisis ekonomi yang melanda dunia. (rilis/dik)

Dokumentasi Kegiatan Ibu Adjeng

Bandung: Peran serta anggota DPR RI Dapil II Ibu Adjeng Ratna Suminar telah membina dan membantu masyarakat Kab. Bandung bersama-sama dengan Ketua DPC Partai Demokrat Kab. Bandung, Bpak Drs. Toni Setiawan selalu tercepat dan terdepan sehingga mulai kader tingkat Ranting sampai DPAC ikut terlibat langsung di masyarakat.
Sosok Bu Adjeng menjadi pigur perempuan yang selalu bekerja keras dan aktif bersosialisasi dan konsolidasi sehingga di Dapil II massa pemilih kongkret telah terukur dan militan. Kami sebagai Pimpinan Partai Demokrat tingkat Kab. Bandung merasa optimis dan mempunyai keyakinan dalam Pemilu 2014 nanti minimal 15% bahkan lebih akan tercapai di Kab. bandung dan KBB.

Berikut foto-foto kegiatan Bu Adjeng bersama masyarakat:



Bersama Korban Longsor di Cililin Kab. Bandung


Memberikan santunan ke yatim piatu

Kloter pertama studi banding ke spore dengan siswa berprestasi

Bersama Pengurus DPC KBB di Bali

Pemberian bantuan banjir di Cieunteung

Memberikan santunan ke yatim piatu di Cipatat

Ketua DP DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Sempat Kaget

CIPARAY, TRIBUN - Mundurnya Anas Urbaningrum sebagai ketua umum Partai Demokrat, sempat membuat kaget Ketua Dewan Pembina DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Toto Suharto. Namun, keputusan mundurnya ketua umum itu tidak memengaruhi kader partai berlambang segitiga itu.

Toto, yang juga menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Bandung mengatakan, pihaknya belum mengambil tindaklanjut apa-apa dan hanya menunggu perintah dari dewan pimpinan pusat (DPP) Partai Demokrat.

"Itu urusan pusat. Sampai detik ini, belum ada yang hendak mundur dari DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung. Kami menunggu saja dari DPP. Saya sempat kaget dan bengong pada saat Anas mundur dari ketua umum," katanya ketika ditemui di Ciparay, Kabupaten Bandung, Minggu (24/2).

Dia menambahkan, untuk sementara pengumuman pengunduran diri Anas belum berpengaruh. Kader lebih fokus pada pemilihan gubernur (Pilgub) untuk pemenangan pasangan Dede Yusuf dan Lex Laksamana. Apalagi ditargetkan menang dalam satu putaran.

Sumber: http://m.tribunjabar.co.id/2013/02/24/ketua-dpc-partai-demokrat-kabupaten-bandung-sempat-kaget

DPD Demokrat Siapkan 80 Ribu Saksi


Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Dede Yusuf-Lex Laksamana telah menyiapkan sekitar 80.000 orang saksi untuk ditempatkan di sekitar 76.000 tempat pemungutan suara (TPS) se-Jawa Barat. 


Wakil Sekjen DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Toni Setiawan kepada wartawan, Rabu (16/1) mengatakan, seluruh saksi sudah mendapatkan Training of Trainer (TOT). Kegiatan ini pun diikuti pengurus dan kader Partai Demokrat dari setiap DPC kabupaten/kota. Setiap DPC mengirimkan dua orang utusan. Dibuka oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Iwan Sulanjana, serta dihadiri perwakilan pengurusan DPP Partai Demokrat, Toto Rianto, dan Sekretaris DPD Partai Demokrat Jabar, Herlas Yuniar.

"Sengaja saksi yang disiapkan melebihi jumlah TPS. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi bila pas hari pemilihan yang jatuh pada tanggal 24 Februari ada saksi yang sakit," kata Toni Setiawan saat menggelar jumpa pers di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Jalan Raya Bojongsoang, Baleendah.

Kegiatan TO saksi digelar di Wisma Diklat Bina Marga, Kota Bandung, Minggu (13/1).

Perwakilan utusan saksi dari setiap DPC akan meneruskan program ini di daerahnya masing-masing. Seperti di Kabupaten Bandung perwakilan utusan yang mengikuti TOT melanjutkan pelatihan kepada 5.168 orang saksi.

"Posisi saksi ibaratnya seorang penjaga gawang. Memiliki peran penting di dalam menjaga pelaksaan pemilihan gubernur dari segala bentuk kecurangan," ujarnya.

Lebih jauh dijelaskannya, maksud dan tujuan digelarnya TOT untuk menciptkan trainer (para pendidik) untuk tujuan rekrutmen dan manajemen, meningkatkan skill (kemampuan sebagai trainer), menginternalisasi jiwa pendidik dalam diri trainer dalam menjalankan fungsi pendidikan politik.

Diharapkan melalui kegiatan TOT akan melahirkan saksi yang berkualitas, serta mampu melaporkan setiap perkembangan di TPS secara taktis. Begitu perhitungan suara di setiap TPS selesai maka setiap saksi Partai Demokrat segera mengirimkan datanya melalui pesan singkat atau short message service (SMS) ke DPC, DPD, dan DPP.

"Partai Demokrat akan melakukan real count atau perhitungan cepat, sehingga hasilnya bisa ketahuan secara cepat, transparan, dan valid. Data real count masuk ke DPC, DPD, dan DPP," kata Toni Setiawan.

Pemanfaatan teknologi canggih dilakukan Partai Demokrat untuk menghindari kecurangan dalam perhitungan suara, serta biar lebih transparan. Menjelang hari pelaksanaan pilgub, seluruh DPC akan diberi pelatihan sistem Informasi Teknologi (IT).



Training Of Trainer (TOT) untuk Saksi DPD Partai Demokrat Jabar


Dalam rangka menghadapi PILGUB 2013, PILEG dan PILPRES 2014, DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat melalui Divisi Kaderisasi, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (DKKPD) dan Komisi Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) menyelenggarakan Training of Trainers (TOT) Saksi dengan peserta adalah para kader Partai Demokrat dari perwakilan seluruh DPC (Pengurus Partai Demokrat tingkat kabupaten dan kota) yang ada di lingkungan DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan tersebut diselenggaran pada hari Minggu, 13 Januari 2013 bertempat di Wisma Diklat Bina Marga Jl. Martadinata No 199 Bandung. Dalam kesempatan itu,  Bapak H Iwan Sulandjana dan Dr Herlas Juniar, MT selaku Ketua dan sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat membuka sekaligus meberikan materi dan motivasi kepada peserta. Selain itu, para peserta TOT juga dibekali berbagai materi wawasan kepartaian dan wawasan kepelatihanan, seperti materi Strategi Membangun Jaringan Organisasi Berbasis IT oleh Direktur Eksekutif Bapak Toto Riyanto, Recruitment dan Management saksi oleh Tombak Gapura dan Iwan Setiawan, Juklas dan Juknis PILGUB oleh KPU dan Panwaslu Jabar, Konsep dasar Trainer oleh Marlin Marpaung  serta materi Strategi Pemenangan Pilgub oleh Ir Dodi Rahardi.
TOT saksi ini diikuti 52 peserta dari 26 perwakilan DPC Kabupaten/Kota se Jawa Barat. Menurut Koordinator DKKPD, Wawan Darmawan targetannya bukan hanya menguasai bahan ajar, namun kemampuan mendesain training/pengajaran, menguasai teknik delivery yang efektif, kemampuan membangkitkan motivasi dan interaksi, serta penanganan berbagi tipe audiens agar dalam kinerjanya sebagai trainers di daerahnya (DPC) dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan target pencapaian.
Karenanya, menurut Wawan Darmawan maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah menciptakan Trainers (para pendidik) untuk tujuan recruitmen dan management, meningkatkan skills (kemampuan) sebagai trainer (pengkader/pendidik/pelatih), menginternalisasikan jiwa pendidik dalam diri trainers dalam rangka menjalankan fungsi pendidikan politik, memberikan motivasi dan semangat juang kader partai, serta membuat networking (jaringan kerja) di antara trainers DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan upaya pendidikan politik, terutama dalam menyediakan para pengader, pendidik, atau pelatih di lingkungan DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik Pasal 1 ayat 4 yang menyatakan bahwa “pendidikan politik adalah proses pembelajaran dan pemahaman tentang hak, kewajiban, dan tanggung jawab setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara”  tutur Koordinator KPPD, Tombak Gapura.

Partai Demokrat Kab. Bandung Serahkan Kelengkapan Persyaratan Peserta Pemilu ke KPU


Ketua KPU Kabupaten Bnadung Osin Permana didampingi Sekretaris KPU Erwan Kusumah, menerima kedatangan para politisi itu di ruang rapat KPU Kabupaten Bandung.

MARGAHAYU – Pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Pak Toni Setiawan, menyerahkan kelengkapan persyaratan peserta pemilu Ke KPU Kabupaten Bandung, Komplek Taman Kopo Indah.
Demokrat merupakan partai politik yang pertama mendaftarkan diri sebagai parpol yang siap bertarung dalam pileg dan pilpres tahun 2014 mendatang.
Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPC Demokrat Kab. Bandung, Toni Setiawan didampingi sejumpah pengurus harian serta fraksi Demokrat DPRD serta para Ketua PAC se Kabupaten Bandung.
Toni Setiawan mengatakan sebagai partai pemenang pemilu, pihaknya optimis akan lolos verifikasi parpol oleh KPU. Pasalnya sebanyak 1190 buah kartu tanda anggota (KTA) telah diserahkan sebagai salah satu persyataran wajib sebuah parpol untuk dapat diverifikasi KPU. Sedangkan persyaratan yang dibebankan parpol oleh KPU hanya 1000 KTA saja.
Demokrat, lanjutnya, memiliki anggota DPRD terbanyak dengan jumlah 13 kursi. Oleh karenanya, ketika harus mengumpulkan jumlah KTA sebanyak 1000, sudah siap. Di daerah pemilihan 2, atau 4 kecamatan demokrat mendulang 36 ribu suara dalam pileg tahun 2009. ”Untuk pileg kali ini pun saya yakin dapat mendulang suara dukungan yang sama,” ujar Saeful Bahri, anggota dewan dari Partai Demokrat.
Ketua KPU Kabupaten Bandung Osin Permana mengatakan akan segera melakukan verifikasi terhadap parpol yang telah mendaftarkan diri ke KPU. Sesuai dengan peraturan perundang-udangan, bahwa parpol perseta pemilu wajib melakukan daftara ulang ke KPU untuk diverifikasi persyaratan pencalonannya oleh KPU.

Jadwal Psikotes Bakal Calon Legislatif DPRD Kabupaten Bandung pelaksanaannya akan digabungkan secara bersamaan dengan Kota Bandung, Kota Cmahi, dan Kabupaten Bandung Barat pada tanggal 17 Maret 2013 di Kota Bandung